Jenis Merpati yang populer saat ini
________________________________________
Berikut ini saya sajikan tulisan mengenai jenis-jenis merpati, utamanya yang populer dewasa ini (sumber agroburung.com).

1. Homer: Berasal dari burung liar yang dikenal dengan nama Columbian livia. Setelah dijinakkan burung tersebut dikenal sebagai Racing Homer – dapat kita sebut sebagai “merpati pos” aduan. Dari jenis Racing Homer ini kemudian muncul beberapa jenis merpati, antara lain:
Exhibition Homer PigeonsHomer pameran (Exhibition Homer) yang dikembangkan sejak 1990 sebagai burung pameran.
German Beauty Homer yang dikembangkan di Jerman sejak 1907 sebagai burung pameran. Burung ini mirip dengan Racing Homer tetapi lebih ramping.
Giant Homer yang dikembangkan di Amerika Serikat untuk mendapatkan burung yang berbadan besar dan memiliki kemampuan memproduksi anak yang banyak. Burung ini ditujukan untuk keperluan konsumsi.
Racing Homer dikembangkan dewasa ini di Belgia dan Inggris. Sejak lama barung ini digunakan sebagai pengirim berita dan kini dikembangkan dengan penyilangan terhadap burung-burung yang kecepatannya tinggi karena sasaran utamanya adalah kecepatan. Dengan demikian, warna, bentuk dan besarnya menjadi nomer dua.

2. Tumbler
Oleh orang Belanda burung ini dikenal sebagai Tuimelaar. Burung ini punya keistimewaan terbang dari ketinggian tertentu akan turun ke ketinggian tertentu dengan melakukan serangkaian salto atau jungkir balik di udara. Semula burung ini merupakan burung olahraga tetapi kemudian menjadi burung untuk pameran.

Merpati-merpati jenis tumbler:
- English shortfaced tumble: merupakan burung yang kecil, padat, dengan leher jenjang mungil tetapi dengan dada yang kokoh. Dalam keadaan berdiri biasa, ujung sayapnya akan menggantung lebih rendah dari kedudukan ekor – ini merupakan ciri yang menonjol. Selain itu bagian muka dari kepalanya menonjol agak jauh ke depan daripada paruhnya yang pendek. Dengan dipelihara untuk keperluan pameran, maka kemampuannya untuk terbang tinggi dan jungkir balik pun hilang. Burung diternakkan dengan berbagai variasi warna.

- Birmingham Roller: dikembangkan di Birmingham (Inggris) sebagai burung yang memiliki keistimewaan terbang. Kemampuannya untuk jungkir balik dan berputar-putar di udara menjadi sasaran utama pemeliharanya. Burung ini mampu untuk jungkir balik (trumble), termasuk salto ke belakang dan berputar-putar (spin) dengan kecepatan tinggi sekali. Dan itu dilakukan mulai ketinggian yang cukup tinggi (burung mampu terbang tinggi) dan berakhir setealh berada pada ketinggian yang rendah. Kemampuan ini telahg menjadi acara pertandingan yang menarik bagi para penggemarnya. Tetapi Birmingham Roller juga menjadi burung yang dipamerkan bahkan cara-cara penilaiannya pun telah dibakukan.

- Flying Tipller: merupakan burung yang diekambangkan dari Flying Tumbler. Burung ini dipelihara karena kemampuannya terbang yang lama. Jenis yang baik akan mampu terbang terus-menerus selama 20 jam.

- Parlour Tumbler: juga disebut Ground Tumbler atau House Tumbler. Burung ini diternakkan karena kemampuannya lombat ke udara, melakukan salto sekali atau dua kali ke belakang, dan kedua kakinya hinggap kembali ke tempat semula.

3. Cumulet: Burung ini merupakan jenis tumbler dari Perancis yang mampu terbang tinggi dan juga merupakan salah satu nenek moyang dari jenis Racing Homer. Burung ini berbadan sedang tetapi serasi, dengan dada bidang, sayapanya panjang dan kokoh, kaki agak pendek. Umumnya warna bulu putih, dan ada yang memiliki bintik-bintik merah di kepala atau leher.

4. Flight: Burung ini dikembangkan di Amerika dan merupakan ras tersendiri. Dari kelompok ini ditemukan burung yang dikenal dengan nama Domestic Flight. Burung ini mampu terbang tinggi, dengan ukuran badan sedang, paruh tampak memannjang dan kepala ramping berjambul, tetapi ada pula yang tidak. Matanya putih dengan lingkaran tengah dari mata (selaput mata) bagus. Dan inilah letak rahasia kemampuannya melihat jauh saat merpati terbang tinggi.

Selain itu ada juga burung yang diberi nama Show Flight. Burung ini mempunyai badan yang lebih gemuk dan kepala lebih besar daripada jenis Domestic Flight. Burung ini diternakkan karena kemampuannya terbang tinggi dan memiliki keindahan yang dapat dijadikan sarana untuk dipamerkan. Kedua macam burung ini diternakkan dengan warna hitam, kuning, merah dan abu-abu cokelat.

Jenis Umum Merpati

Demikian sejumlah jenis merpati yang popular saat ini. Namun jika kita menengok lebih jauh, maka merpati sebenarnya bisa dibedakan berdasar ukuran badan, bentuk badan, dan warna bulu.

Berdasar ukuran badan
1. Carrier: sering disebut English Carrier, berasal dari Bazora Persia. Awalnya adalah burung pembawa berita, tetapi kemudian kalah tenanr dibandingkan Racing Homer. English Carrier punya ciri bulu keras dan rapat ke badan, pial paruh berwarna putih, bisa membesar sebesar biji kemiri, dan baru berhenti setelah usia 3 tahun. Kelopak mata dikelilingi pial dalam bentuk lingkaran yang besar. Tinggi 45-48 cm, berat 500-650 gram. Warna hitam, merah, kuning, putih, dan ada yang berpita biru.

2. Carneau: Burung konsumsi dari Belgia Selatan atau Perancis Utara, berat 750 gram dan bisa mencapi 1 kg.

3. Strasser: Dikembankan di Austria sebagai burung konsumsi tetapi kalah popular disbanding Carneau. Strasser hamper menyerupai merpati Gazzi Modena. Kepala, leher, sayap dan ekor dapat memiliki berbagai warna dengan badan berwarna putih.

4. Mondaine: Keturunan merpati Perancis dan Italia sebagai burung konsumsi. Berpenampilan menarik tetapi untuk burung konsumsi kalah populer disbanding burung lain.

Berdasar bentuk badan:
1. Kipas (Fantail): Berasal dari India dan Cina. Tanda mencolok ekornya menyerupai kipas. Tetapi karena ekor panjang, kita harus sering memotongnya agar bisa kawin. Kelemahan burung ini, harus dicarikan indukan lain untuk mengasuh anak.

2. Jacobin: Diberi nama seperti itu karena bulu-bulu yang mengitari kepalanya menggambarkan topi yang dipakai pendeta-pendeta Jacobin. Burung diternakkan dengan warna putih, jitam, biru, perak, merah dan kuning.

3. Frillback: Burung yang istimewa tetapi kurang popular. Merpati ini berbulu ikal di bandan dan sayap, sehingga ditemukan adanya bulatan-bulatan kecil bagaikan bulu. Ada yang jambul ada yang tidak. Burung yang baik harus punya ikal yang kokoh. Warna ada yang hitam, putih, kebiruan, kemerahan, kekuningan. Yang kemerahan dan kekuningan dianggap sebagai bentuk yang baik.

4. Cropper: Bersanak dekat dengan pouter. Keduanya menjadi keluarga besar, dengan cirri-ciri hampir sama. Salah satu cropper yang terkenal adalah English Cropper. Tembolok besar, berdirinya tegak, badan dan pnggang langsing dengan kaki panjang. Termasuk merpati yang tinggi karena bisa setinggi 50 cm dari kepala sampai kaki. Pada tembolok merpati ini ada gambar bulan sabit dengan kedua ujung bertemu di dekat kedua matanya. Ujung sayap, bagaina bawah badan, kaki dan bulu-bulu putih di sayap menggambarkan bintik-bintik seperti bulu.

Jenis lain dari Cropper adalah Pouter yang mudah dijinakkan dan menyenangkan. Jenis lainnya adalah Holle Cropper yang berbentuk seperti merpati kipas, tetapi tidak berekor kipas. Jenis lain Cropper adalah Valencia Cropper yang bertembolok menggantung, mengembang seakan dibusungkan.

Berdasar warna bulu
1. Modena: Diambil dari nama kota tempat dia berasal. Terkenal sebagai merpati ternak yang baik. Yang terkenal dari jenis ini adalah Gazzi Modena dengan badan putih serta kepala, sayap dan ekor berwarna-warni. Termasuk merpati kecil dengan ukuran panjang 25 cm, tetapi padat gemuk (buntek) dan bergaya anggun.

2. Florentine: Berasal dari Florence, Italia. Berbentuk seperti ayam betina. Terkenal di Eropa sebagai burung pameran, tetapi bisa masuk sebagai burung konsumsi karena bisa mencapai berat 500-800 gram). Kepala, sayap dan ekor berwarna-warni dengan badan putih.

3. Lahore: Di Pakistan dan sekitarnya dikenal dengan nama Shiraz (kota tempat burung berasal). Leher, perut, dada dan ekor berwarna putih. Kepala, pinggang dan sayap bisa berwarna lain. Kaki bisa berbulu semua tetapi ada yang polos. Bisa dimasukkan sebagai merpati konsumsi karena badannya besar. Diternakkan dengan bulu beraneka warna.

4. Oriental Frill: Sangat menawan hati, berasal dari Turki, dengan jenis banyak sekali tetapi yang paling populer adalah Satinette yang mempunyai badan berwarna putih dengan garis-garis pada bahu, sayap, dan ekor warna hitam, biru dan abu-abu cokelat. Bagian sayap untuk terbang berwarna putih. merpati ini punya bulu balik di daerah dada. Karena pandai membesarkan anak, jenis ini sering digunakan untuk “orang tua asuh”.

Ada pula merpati dengan sebutan terkenal Owl yang dikenal di Indonesia dengan nama Meeuw. Kekhususannya adalah berparuh pendek, pial dan kepala membentuk bulatan. Ada berbagai jenis dari merpati ini. Berbeda dengan Oriental Frill, kepala Owl biasa saja tanpa jambul. merpati ini tidak pandai membesarkan anak. (dari agroburung.com, sumber referensi buku Ari Soeseno, Memelihara dan Beternak Burungi Merpati, dan berbagai sumber lain).
Tips Memilih Merpati Tinggi An Dan Mitos_mitos Nya
Saya sebagai salah satu penggemar merpati khusus nya tinggian akan mencoba mengurai tentang cara2 memilih merpati tinggi yg mungkin dapat di jadikan sebuah patokan...dan mungkin apabila meleset mohon maaf,karena tips ini didasarkan dari menggerayang manuk tersebut,dan di luar kemungkinan geranyangan tersebut meleset....kalau ingin pasti nya harus mencoba dan melihat sendiri kerja merpati tinggi tersebut.

cara memilih :
1. lihat katuranggan manuk sebelum memegang karena kalau di lihat sudah gak karu2 an bentuk nya mending jangan karena biasanya manuk tersebut tidak seperti harapan.
untuk bulu:
1 harus kering
2.harus tebal
3.ujung bulu di usahakan jangan yg lancip2 agak bulat..karena kalau lancip biasanya tidak terbang tinggi
4.unjung bulu pada sayap di usahakan panjang nya sampai ke ujung ekor,kalau selisih jauh dari ekor biasanya tidak mau tinggi dan cenderung lari.
untuk mata:
1.usahakan yg bening dan bersih
2.jangan cari mata yg melotot keluar dari plupukan mata
3.jangan cari mata yg plupukannya merah membara
4. kalau matanya seperti mlobor/memudar harus di imbangi dengan warna manuk yg mblobor pula
5.cari yg hitam2 pada mata merespon sinar nya cepat (besar kecil)
untuk bodi:
1.usahakan untuk merpati tinggi jangan terlalu besar (seperti kapal)
2.rata2 untuk merpati tinggi yg mau turun atas kepala bentuk nya seperti jantung..dada besar rapet manuk tidak panjang.
3. untuk pegangan body harus rata sampai kebelakang (penuh)
4.pegangan jangan cari yg empuk ngaret atau empuk seperti kapas.
untuk paruh:
1.cari yg tipis
2.cari yg kering
3. cari yg jangan terlalu panjang
4.cari yg se warna
untuk supit:
1. cari jangan yg terlalu rapat dan terlalu renggang
2. jangan yg putus atau patah

itu pedoman saya untuk merpati tinggian..alangkah kah bagus nya apabila kita bermain merpati mendapat kan merpati jenis rambon tiga (rambon malang),yaitu silangan antara merpati jawa tulen,merpati balap,dan merpati pos..wah kalau pas ngecross nya hebat itu...
tenaga di ambil dari pos
tinggi dan jujur nya di ambil dari merpati jawa
kecepatan di ambil dari merpati balap.


Untuk mitos2 merpati tinggi ada beberapa hal:

1. Merpati warna hitam dengan paruh putih..
- menurut mitos ini merpati tidak bakal bisa jadi....dan dari kakek saya.papah saya,paman saya dan saya sendiri..ini merpati tidak bakal jadi untuk tinggian karena mentak dan sifat nya jelek sekali

2. Merpati Gendong mayit ( ada warna putih di punggung tapi tidak tembus ke ekor atau kepala )
- banyak yg bilang juga tdak jadi...tapi kalau yg ini saya tidak percaya 100% karena saya mencoba beberapa gendong mayit ada yg jadi.

3. Merpati mempunyai ekor panjing (cabang)
- banyak yg bilang merpati jenis ini suka mendapat bandangan (merpati datang sendiri)..saya membuktikan memang iya..apalagi anakan sendiri..

4. Merpati dengan garis mata merah membara ( jawa timuran )
- banyak yg bilang kurang cerdas,sering lihat keperan betina turun ...survey saya membuktikan memang iya...kalau pelihara jenis ini siap2 aja uang banyak untuk nebus

5. Merpati sabet ( bulu sayap beda warna di ujung..dan cuman satu kanan saja atau kiri saya)
- banyak yg bilang ini manuk untuk tinggian tidak bakal jadi...menurut saya tidak begitu karena saya punya sabet yg istimewa...tetapi bisanya kalau sabet,merpati nya mau jadi ya jadi sekalian kalau tidak ya jadi sampah.

6. Merpati selap ganjil ( bulu sayap di tengah2 berwarna lain,di kiri saja atau di kanan saja)
- banyak yg bilang ini manuk susah di latih dan suka clap clup ..hinggap seenak nya....menurut saya tidak semuanya begitu

7. Merpati mata cilau air,cilau mawar (merpati bermata putih)
-banyak yg bilang tidak kuat kalau di lepas siang2 di terik matahari,menurut saya memang begitu ,dia hebat nya kalau suasana agak gelap malah matanya awas sekali

nah itu lah pedoman saya dalam memilih merpati khusus nya tinggi an...
apabila adea kekurangan mohon di tambah dari yg lebih pakar...atau salah dalam me ngekir sebuah merpati mohon maaf.....
tips menetaskan bakalan merpati
1. Menyiapkan indukan.
Pilih indukan merpati tinggi trah jawara yang umurnya sudah cukup dewasa ( diatas dua tahun ) Dan sesuai dengan selera , baik gaya terbang merpati tinggi maupun sifat-sifat keberaniannya /petarungnya Calon indukan merpati tinggi atau merpati kolongan ini harus diberi asupan yang cukup baik protein, karbohidrat dan mineral maupun vitaminnya.

2. Menyiapkan sarang
Sarang merpati tinggi sebaiknya dibuat kotak dan diberi alas yang cukup tebal dari bahan – bahan alami, seperti dahan pohon yang kecil-kecil, rumput- rumput kering, daun cemara dan lain –lain. Bahan- bahan ini ditaruh saling silang agar terdapat rongga udara dibawah telur hingga suplai O2 untuk metabolisme inti sel telur ( calon embrio ) terjamin dan sebagai alas telur merpati tinggi agar tetap lentur hingga telur merpati tinggi tidak pecah walaupun dibebani tubuh induknya. Bahan bahan alami ini masih mengandung energi yang hangat yang bisa membantu mempertahankan suhu sarang tetap hangat dan stabil hingga calon embrio merpati tinggi tumbuh dengan sempurna dan tidak mati.

3. Memilih telur.
Ukuran telur merpati tinggi/ merpati tinggian / merpati kolongan tidak sama antara telur merpati tinggi yang satu dibandingkan dengan telur merpati tinggi / merpati tinggian lainnya, namun perlu diperhatikan telur merpati tinggi yang bagus tentu telur merpati tinggi yang lebih besar, hingga pertumbuhan embrio-nya bisa lebih maksimal .Kalau telur kecil material dan ruang untuk pertumbuhan embrio kurang maksimal, hingga anak merpati tinggi yang diharapkan menetas malah mati sebelum waktunya dan kalaupun menetas anakan yang dihasilkan setelah dilatih tidak sesuai dengan yang diharapkan.Isi telur terdiri dari dua warna yaitu putih telur (albumin) dan kuning telur.Telur dengan albumin lebih banyak/berat akan menghasilkan anak jantan. Biasanya telur merpati tinggi yang mengandung albumin lebih banyak / lebih berat berbentuk lebih lonjong dibandingkan dengan telur dengan volume sama dan mengandung albumin yang lebih sedikit/ringan.Cara mengukur yang mudah adalah dengan cara dimasukkan kedalam air dalam ember , telur yang tenggelam lebih dalam berati berat jenisnya lebih besar.Telur yang terbuahi akan terbentuk kuning telur yang berembrio ( ada inti sel telur ). Mudahnya bisa dilihat dengan cara telur ditaruh diatas bolam lampu yang dinyakan akan terlihat didalam kuning telur terdapat sebagian warna yang lebih pekat/gelap.

4. Menyiapkan pengasuh.
Pengasuh merpati tinggi juga berperan besar dalam mewariskan sifat – sifat kepada anak merpati tinggi / merpati tinggian yang diasuhnya. Begitu telur menetas secara alamiah kelenjar – kelenjar tubuh /tembolok induk menghasilkan susu yang biasanya disebut dengan susu tembolok baik induk jantan maupun induk betinanya. Susu tembolok ini berperan besar dalam mempengaruhi pertumbuhan fisik dan mental anak-anak yang diasuhnya. Oleh karenanya pilih pengasuh yang masih saudara dari indukan yang akan diambil anaknnyaPengasuh merpati tinggian juga harus diberi asupan yang cukup baik protein, karbohidrat dan mineral maupun vitaminnya. Pengasuh merpati tinggian yang cerdas akan mengasilkan anak asuh yang cerdas pula.

5. Masa mengeram.
Masa mengeram telur merpati tinggi / merpati tinggiaan rata – rata 16 hari sejak mulai dieramiSebelum mencapai 16 hari telur ini harus dikontrol pertumbuhan embrionya.
1. Masa eram 4 hari telur dicek pertumbuhan embrio-nya dengan cara ditaruh diatas bolam lampu apakah sudah ada guratan – guratan benang – benang darah dalam dinding telur. Jika tidak ada berarti embrio tidak tumbuh, telur tidak jadi.
2. Masa eram 10 hari pertumbuhan embrio sudah mendekati sempurna telur sudah hitam pekat tinggal menyisakan sedikit rongga udara
3. Masa eram 14 – 15 hari anak merpati sudah mulai mematok- matok dinding telur untuk mencari jalan keluar, telur sudah mulai berlubang
4. Pada hari ke 16 anak merpati sudah menemukan jalannya alias menetas.

Beternak ayam buras atau ayam kampung

ayam buras adalah jenis ayam lokal indonesia, masih alami, dan belum mengalami perubahan mutu genetis. Ayam buras disebut juga dengan ayam lokal dengan tujuan untuk membedakan dengan ayam ras.

Dibeberapa daerah, ayam lokal dikemmbangkan masyarakat sehingga memiliki karakteristik yang relatif homogen, baik bentuk tubuh maupun warna bulu. Ayam-ayam tersebut diberi nama sesuai daerah tertentu, seperti ayam kedu dan ayam nunukan.

Sementara karakteristik ayam lokal yang dipelihara oleh sebagian masyarakat pedesaan masih alami, bentuk tubuh maupun warna bulu sangat beragam. Keunggulan ayam kampung dibanding dengan ayam ras sebagai berikut:
  1. Daya tahan tubuh relatif tinggi, namun program vaksinasi tetap harus dijalankan dengan baik.
  2. adaptasinnya terhadap lingkungan di indonesia cukup baik.
  3. Dagin dan telurnya memiliki rasa yang khas, gurih, dan disukai masyarakat.
  4. Harga jual daging dan telurnya lebih mahal daripada ayam ras. Taksonomi ayamburas sama dengan ayam ras.
Bangsa-bangsa ayam kampung sampai sat ini tidak diketahui dengan pasti, tetapi ayam hutan diperkirakan sebagai nenek moyang ayam kampung. Hal ini terlihat dari sifat-sifat dan morfologi ayam kampung yang mempunyai kemiripan dengan ayam hutan. Warna bulu ayam kampung sangat beragam, yaitu mulai dari hitam putih, kekuningan , kecoklatan, merah tua, atau kombinasi dari warna-warna tersebut.

Pemilihan bibit ayam kampung yaitu dipilh bibit dari induk yang mempunyai kemampuan produksi tinggi, Misalnya dari kemampuan bertelurnya, sifat tumbuhnya dan secara eksterior tampak sehat, lincah, tidak cacat, mata cerah, tidak ada kotoran yang menempel di dubur, serta bulu tampak baik dan mengembang.

--- semoga bermanfaat ---



Melayani pengiriman ke seluruh Indonesia
Pilhan Cerdas Untuk Mesin Tetas
CUF - 60

(semi otomatis/sistem rak putar)
Central Unggas Produsen Mesin Tetas Berkualitas

Ready Stok

Harga+Ongkos kirim ke Luar Pulau Jawa
Rp. 600.000,-

Harga+Ongkos kirim Dalam Wilayah Pulau Jawa
Rp. 500.000,-

Kapasitas Penetasan:
Maks 100 butir


Mesin tetas ini sangat cocok digunakan oleh pemula karena cukup user friendly (mudah digunakan). Memiliki tingkat keberhasilan penetasan yang tinggi. Dapat digunakan untuk menetaskan telur ayam kampung, telur puyuh, itik, ayam arab, ayam serama, ayam nagadori dan jenis unggas lainya.
  1. Uji coba untuk penetasan telur puyuh klik disini

Mesin Penetas CUF-60 dirancang oleh:
  1. Iwan Setiawan, ST
    Electrical Engineering- ITS '91
  2. drh. Setia Triwidodo
    Kedokteran Hewan Universitas Airlangga '94
  3. Setia Indarto, ST
    Electrical Engineering- ITB '97

Mesin tetas sederhana ini bisa juga dijadikan prototipe untuk membuat mesin tetas dengan kapasitas penetasan yang lebih besar. Dengan mengambil perbandingan yang sama dari luas ruangan dan kebutuhan penyinaranya, anda bisa merancang mesin tetas sendiri dengan kapasitas penetasan yang lebih besar tanpa harus membeli thermostat baru lagi.


Promosi Blog

Gimana ya caranya agar blog atau web kita banyak dikunjungi orang. Sepi rasanya kalau blog kita hanya kita saja yang lihat. Percuma nulis banyak2 klo hanya kita sendiri yang baca. Mendingan nulis di buku harian saja.

Kali ini saya hanya sekedar bagi bagi tips promosi blog ke beberapa situs search engine, tentu saja bertujuan untuk memancing orang lain mampir ke blog sampean. Selain rajin blogwalking dan meninggalkan komentar di blog blog yang anda kunjungi, ada baiknya juga anda bantu mempromosikan blog anda sendiri dengan menggunakan layanan web submission atau directory . Selain menggunakan layanan web submission anda juga bisa menggunakan iklan baris, tapi yang ini etis ndak sih ? tapi sebelum ada undang undang patut dicoba.

Sedangkan link berikut adalah layanan web submission yang saya gunakan untuk mempromosikan beberapa blog saya, dan enakknya sekali mendaftarkan blog kita sudah otomatis masuk ke beberapa web search engine.

Setelah blog kita terdaftar di web submission tersebut, maka blog kita akan dimasukkan ke berbagai index Search Engine seperti Google.com, Yahoo.com, dan Msn.com. Nah setelah blog kita laris manis, maka saatnya memikirkan bagaimana supaya bisa menghasilkan uang dari blog tesebut , itung itung buat ganti biaya ngenet sama biaya domain

PADI SRI, TEKNIK BUDIDAYA PADI

Bagi Indonesia pangan adalah penentu kesejahteraan sebagian besar penduduk
pedesaan yang mata pencahariannya pada “on farm”yang terdiri atas petani berlahan
sempit dan buruh tani. Di Indonesia ketahanan pangan dicerminkan antara lain oleh
ketahanan komoditi beras yang merupakan komoditas pangan paling strategis di
Indonesia.
Berkaitan dengan kebijakan pemerintah untuk memprioritaskan pembangunan
Indonesia khususnya bagi wilayah yang sumber daya airnya terbatas, sejak tahun 1990
dibentuklah Small Scale Irrigation Management Project (SSIMP). Dengan SSIMP yang
menjadi Decentralized Irrigation System Improvement Project (DISIMP) dikembangkan
padi SRI di Indonesia.
Untuk itu Direktorat Jenderal Sumber Daya
Air Departemen Pekerjaan Umum melalui
Direktorat Irigasi mengadakan One Day
Seminar On The System of Rice
Intensification (SRI) Making Land, labor,
Water and Capital More Productive for
Meeting Food Needs di Jakarta (14/01/08).
Acara tersebut dihadiri oleh Sesditjen SDA
Departemen PU, Eddy Djayadiredja,
Kasubdit Pemanfaatan Air Tanah Direktorat
Irigasi Ditjen SDA, Syahrial Achmad, Nippon
Koei, Cornell University USA, Norman T.
Uphoff dan para pakar bidang SDA.
Dalam kata sambutan Direktur Irigasi yang diwakili oleh Syahrial Achmad menjelaskan
tentang perlunya untuk melakukan upaya strategis untuk mencapai target peningkatan
produksi beras guna menjaga kelangsungan swasembada pangan. Peningkatan
produksi bidang pertanian diantaranya dilakukan dengan penyebaran bibit unggul,
pemberian pupuk dan pestisida disamping kinerja pengelolaan air irigasi melalui
penguatan klembagaan P3A serta memperbaiki bidang pasca panen.
Sebenarnya Indonesia telah diperkenalkan metodologi budidaya padi yang mampu
meningkatkan produksi secara drastis. Namun hanya perlu input produksi yang kecil
seperti air , irigasi, benih pupuk kimia dan biaya produksi lainya. Metodologi ini
dinamakan System of Rice Instensification atau yang lazim disingkat SRI.
SRI adalah teknik budidaya padi inovatif yang diketemukan tahun 1980an
oleh seorang
biarawan Perancis bernama Henri de Laulanié. Pada sekitar tahun 1980an
metodologi
ini hanya berkembang terbatas di Madagaskar, tempat Laulanié mengabdikan dirinya
sejak tahun 1961. Menjelang akhir tahun 1990an,
SRI mulai mendunia berkat usaha
keras Prof. Dr. Norman Uphoff, mantan Direktur Cornell International Institute for Food,
Agriculture and Development (CIIFAD), Cornel University, Amerika Serikat. Pada tahun
1997, Prof. Norman Uphoff memberikan presentasi di Bogor.
SRI saat ini sedang dalam ” sedang berjalan” dan belum selesai . Metode SRI
memungkan petani untuk :
1. Meningkatkan produksi padi lebih dari 50 %
2. Mengurangi input dan biaya
a. Bibit – mengurangi antara 80 % 90
%
b. Pemberian air Irigasi antara 25% 50
%
c. Pupuk kimia – dikurangi atau ditiadakan
d. Beras yang dihasilkan lebih tinggi .
Menurut Norman Uphoff SRI tujuan utamanya adalah PRODUCTIVITY tidak hanya
meningkatkan HASIL . SRI dalam waktu sama akan menghasilkan produktifitas antara
lain :
· Hasil perunit
area lebih tinggi
· Hasil kerja perhari yang didapat buruh lebih tinggi .
· Lebih banyak tanaman yang mendapat dengan metode SRI
· Mendapat keuntungan yang lebih tinggi .
Lima (5) dasar simple dari SRI yang mendasar yaitu :
1. Menggunakan bibit muda : untuk melindungi pertumbuhan potensial
2. Spasi yang lebar dengan menggunakan bibit tunggal
3. Memperhankan tanah basah tetapi tidak menggenang
4. Mempertinggi soil organic
5. Sirkulasi dalam tanah terjaga semaksimal mungkin
Dari pengalaman SRI di negara Banglades , Cambodia, China, Indonesia , Nepal ,
Srilangka Vietnam bahwa rata terjadi pengningkatan untuk padi sebesar rata 52 %
untuk pemberian air berkurang 40 % , biaya yang bisa dihemat antara 25 % dan
income yang didapat sebesar rata 128 %. (Humas SDA)

Most Important Benefits Of Using A GPS Fish Finder

Most Important Benefits Of Using A GPS Fish Finder
by: KV Chaudhary

Do you love to go fishing, but want to find a better way to be sure you actually catch something when you do go? Then you need to know about the GPS fish finder and the many benefits it provides for any fisherman.

If you are serious about catching fish when you go fishing knowing these benefits will allow you to see why you need to definitely get one. Here are the most important benefits that will help any fisherman.

One: The GPS on the fish finder has a couple of benefits on its own that you need to be aware of. The GPS on the fish finder operates similar to ones that are used in vehicles.

With the GPS you will always know exactly where you are on the water. This is especially helpful if you are on a big lake or the ocean.

You will also know how fast you are going which is good to know for some types of fishing such as when you are trolling.

Finding your way back to the good fishing holes you have found before won't be hard to do anymore with your GPS finder.

Two: A fish finder has temperature capabilities that make finding fish so much simpler. Serious fishermen understand the spawning habits for different types of fish and they also understand that the water temperature during spawning time can be a very good way to find the best fishing places.

One important thing to understand is that the water temperature that is reported to you will be based on the surface water temperature. This means before accurately finding the fish you will have to play around with your fish finder in different temperatures of water.

It may take time to find them but once you do you can be sure that you will be able to start catching them easily.

Three: So you don't find yourself stuck on the water at night most of the fish finders have a speed and distance capability that allows you to keep track of how far you have traveled. It will also track your speed so when you are trolling for fish you will be able to keep your speed accurate to effectively troll.

These are the most important benefits of using a GPS fish finder. Now that you are aware of these benefits you must decide if you are going to purchase a fish finder to help you be a better fisherman or if you are just going to continue to hope you catch a lot of fish.

About The Author
KV Chaudhary is an Electronics Engineer with a Master of Business Administration in eCommerce, and over 25 years experience of working at Senior Technical jobs in the USA. His GPS website is the best GPS Store for buying, GPS Fish Finder, Garmin GPS Systems, Automotive GPS, GPS Accessories, Marine Electronics, and Camping Supplies. http://www.gpsdealer.com

The author invites you to visit:
http://gpsdealer.com

Burung Parkit: Kandang penangkaran

Bagi yang ingin mengembangbiakan burung parkit harus memperhatikan beberapa hal agar mendapatkan hasil yang maksimal didalam penangkaran. Ukuran kadang yang dibutuhkan sebenarnya tidak terlalu besar. Yang perlu diperhatikan adalah sistem penangkarannya secara khusus atau secara massal.

Penangkaran secara khusus dilakukan bila peternak menginginkan corak tertentu yang dikehendaki. Maka mengumpulkan beberapa pasangan patut dihindari. Penangkaran secara khusus tidak memerlukan kandang yang besar cukup ukuran 40 x 40 x 60 untuk satu pasangan dan satu kotak pengeraman.

Untuk penangkaran secara masal memang lebih irit tempat satu kandang bisa diisi beberapa pasangan termasuk kotak pengeraman. Hanya saja penangkaran ini kita lebih sulit untuk mengamati jenis atau corak khusus burung parkit yang kita inginkan. Termasuk juga dalam hal mengontrol kesehatan burung parkit. Karena itu ukuran atau besar kandang harus memperhatikan populasi pasangan parkit yang akan ditempatkan.

Disamping menyediakan kandang untuk penangkaran, kandang untuk menampung parkit yang sudah lepas sapih juga harus disiapkan. Kandang ini juga berfungsi sebagai kandang pembesaran plus penyeleksian bakalan burung parkit.

Burung Parkit: Makanan burung parkit

Makanan pokok burung parkit adalah biji-bijian kecil seperti jewawut, millet putih,millet merah,jagung muda,beras merah dan beberapa macam biji-bijian lainnya.

Burung parkit termasuk salah satu jenis burung yang tidak terlalu rewel makannya. Bila sudah terlalu lapar makan kayu sangkarpun akan digerus untuk melampiaskan rasa laparnya.

Bila kita sudah siap untuk memelihara burung parkit baik itu untuk klangenan, bisnis ataupun penelitian maka yang harus diperhatikan adalah soal makanannya. Meskipun terbilang gampang urusan kualitas biji-bijian yang akan diberikan harus diperhatikan, agar kesehatan burung tetap terjaga sehingga akan tampak sekali pada penampilannya yang prima ditandai warna bulunya yang mengkilat, postur tubuhnya yang 'berotot' tidak kerempeng. Kaki dan paruhnya terlihat kekar.

Karena itu ada tip khusus disaat memilih pakan burung kesayangan kita tersebut:
  • Pilih warna pakan seperti millet atau jewawut yang terlihat cerah dan betul-betul berisi. Itu pertanda bahwa pakan tersebut masih fresh. Ada kalanya di pedagang pakan yang menjual stok pakan lama. Mungkin sepi kali ya. Sehingga bila tidak teiti kita mendapat pakan biji-bijian tersebut kurang berkualitas yaitu ditandai bobot biji-bijian tersebut ringan alias banyak kopong (kurang berisi).
  • Bila memilih pakan kiloan dari pedagang langsung ada baiknya pakan tersebut kita seleksi dengan cara direndam air sebentar sehingga biji-bijian yang kosong mengapung diatas sehingga bisa kita saring dan buang. Biji-bijian yang baik akan tenggelam. Setelah perendaman segera kita saring dan jemur dengan panas matahari dengan tujuan agar pakan tersebut dalam keadaan kering dalam penyimpanan untuk menghindari jamur. Perlu diingat bahwa pakan yang berjamur sangat berbahaya bagi kesehatan burung parkit.
  • Cara lain yaitu setelah kita rendam/cuci biji-bijian tersebut kita sangrai (digoreng tanpa minyak) sambil kita tambahkan sedikit garam mineral/dapur ataupun vitamin (supplemen tambahan).
  • Kalau kita memilih pakan yang sudah jadi/bentuk kemasan tinggal kita berikan secara langsung.
Makanan tambahan berupa sayuran seperti tauge atau jagung muda sangat disukai parkit. Makanan tersebut bisa kita berikan seminggu sekali untuk mengimbangi kecukupan gizi si centil warna-warni.

Satu lagi yang tidak kalah penting yaitu pemberian grid atau batu mineral yang bisa diambil dari kulit sotong ataupun tumbukan batu bata merah. Tujuan pemberian grid ini agar memberi kebutuhan mineral untuk si parkit sekaligus membantu proses pencernaannya. Dalam istilah perburungan ngasin/asinan.

Jual model kebaya modern seperti kimono banyak dipesan



Bordir yang dahulu dianggap ketinggalan zaman dan hanya cocok untuk ibu-ibu saja, kini menjadi berbeda di tangan para pemilik usaha kebaya sekarang. pengusaha bordir sekarang menyuguhkan bordir pakaian dengan susunan warna yang menarik dan tidak "norak" sehingga tampilan pakaian terlihat elegan dan simple.

Dibandingkan dengan produk lain yang sejenis, pengusaha bordir sekarang lebih ke arah model klasik kreasi modern dengan permainan warna bordir pada setiap motifnya. misalnya warna merah atau hijau dengan susunan atau gradasi warna mulai dari yang sangat muda sampai tua dan penggunaan bahan berwarna lembut(tidak ngejreng). Motif yang digunakan untuk aplikasi bordir misalkan motif bunga. Sedangkan pada produk lain yang sejenis umumnya banyak jahitan yang melenceng dari potongan pola, hasil bordirpun hanya memakai warna terbatas sehingga tidak membentuk gradasi warna menarik.

PERKENALKAN: PUPUK HAYATI BioTRIBA (BT2) NEW GENERATION


Kami memperkenalkan produk baru kami, yakni BT 2 (Bio Triba) generasi terbaru. Produk ini merupakan penyempurnaan dari yang sudah ada. Tentu ini layak Anda coba, khususnya bagi peminat pertanian organic.

BioTRIBA BT2, generasi baru adalah pupuk hayati yang mengandung 5 macam species mikroorganisme PGPM (Plant Growth-Promoting Micrrooganism) dan indegenius (asli Indonesia) terseleksi dan telah diuji keandalannya baik di laborotarium dan lapang melalui penelitian selama bertahun-tahun.

Mikroba yang terkandung dalam formula BioTRIBA BT2 secara senergi dapat menyediakan unsur hara terutama N, P dan hormone pemacu tumbuh.

Disamping itu mikroba sellulotik dapat mengurai bahan oganik sehingga menjamin ketersediaan unsur hara mikro yang sangat diperlukan tanaman dalam proses metabolism serta menghasil senyawa antibiotik yang dapat mengendalikan patogen penyakit dalam tanah.

Kedasyatan BioTRIBA BT2
Nitrogen (N2) cukup tersedia di udara (± 70%) tetapi tidak dapat dimanfaatkan oleh tanam Namun dengan bantuan BioTRIBA BT2, Nitrogen (N2) diudara di fiksasi menjadi NH3, sehingga dapat dimanfaatkan langsung oleh tanaman.

Ketersediaan P dalam tanah sangat rendah karena karena terikat oleh mineral tanah. BioTRIBA mengandung bakteri pelarut P yang telah teruji, meningkatkan asam organik, meningkatkan ketersediaan P dan efisiensi penggunaan pupuk fospat (P).

Disamping itu, pemberiaan BioTRIBA BT2 sebagai pupuk hayati akan meningkatkan populasi mikroorganisme pelarut P dan penambat N, akan meningkatkan produktivitas tanaman, sehingga pemupukan akan lebih murah dan efisien. BioTRIBA BT2 mengandung mikroorganisme yang memproduksi senyawa antibiotic yang dapat mengendalikan patogen penyakit dan menginduksi ketahanan tanaman.

Dari aplikasi di lapangan terbukti BioTRIBA dapat menghemat penggunaan pupuk kimia 25% - 50% dan ramah lingkungan. BioTRIBA dapat mengendalikan patogen penyakit dan meningkatkan kesehatan tanaman dan kwaltas roduksi. Serta menghasilkan hormone tumbuh yang dapat mempercepat pertumbuhan tanaman. Disamping itu penggunaan BioTRIBA BT2 dapat memproleh pupuk N gratis dari udara dan P didalam tanah. Dan BioTRIBA dapat digunakan untuk tanaman perkebunan, pangan dan hortikltura.

Cara Penggunaan

Pada Persiapan tanam BioTRIBA BT2 dapat disemprotkan pada lahan atau pada lubang tanam 3 – 4 liter/Ha, dengan kosentrasi 10 ml/l, 4 – 7 hari sebelum tanam. Untuk Pembibitan BioTRIBA BT2 disemprotkan/disiramkan pada media tanaman dalam polybag dengan dosis 10 – 20 ml/L sebelum penanaman. Kemudian aplikasi pupuk hayati BioTRIBA BT2 sebulan sekali.

Untuk pertanaman dilapangan aplikasi dlakukan dengan cara menyemprot pangkal batang tanaman dengan dosis 3 – 4 liter/ha dengan kosentrasi 10 ml/l. Dapat diulangi setiap 1 bulan untuk tanaman semusim dan 3 – 4 bulan untuk tanaman tahunan (Cengkeh karet,kakao dan sawit).

BioTRIBA dapat di kombinasikan pupuk kimia dengan pemberian 10 – 20 ml/l yaitu 4 – 7 hari setelah aplikasi pupuk kimia untuk memudahkan tanaman menyerap hara yang diberikan. Dianjurkan agar dosis penggunaan pupuk kimia dapat dikurangi secara bertahap mulai dari 25% dari dosis anjuran.

Burung Parkit: Cara membedakan jenis kelamin parkit

Satu cara penunjang keberhasilan budidaya burung parkit adalah ketelitian didalam membedakan jenis kelamin burung parkit (sexing). Kebiasaan saling loloh atau saling bertukar makanan yang mirip percumbuan juga dilakukan parkit sesama jenis berkelamin jantan.

Jadi jangan dijadikan acuhan kalau ada sepasang burung parkit yang 'kelihatan mesra' dipastikan sepasang kekasih. Nah disinilah perlu pengetahuan atau teknik membedakan jenis kelamin burung parkit secara sederhana.

Burung parkit jantan mempunyai ciri yang sangat jelas pada tonjolan hidungnya yang berwarna biru. Sedangkan sang betina cenderung berwarna putih semu. Yang jadi masalah adalah kalau burung parkit tersebut masih tergolong sangat muda atau masih anakan, kadang warna biru pada hidung tidak begitu jelas. Tanda kebiruan pada hidung parkit jantan terlihat jelas pada parkit dewasa. (lihat gambar parkit diatas: tampak jelas warna biru pada bagian hidungnya, lalu bandingkan dengan gambar warna hidung parkit di bawahnya)

Burung Parkit: Bisnis burung parkit

Pesona burung parkit memang memukau berbagai kalangan. Mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, sekedar hobby, klangenan maupun sebagai ladang bisnis. Tak terkecuali mantan Presiden RI ke 2, almarhum Soeharto ternyata juga mempunyai ketertarikan dengan burung yang kaya warna ini. Konon semasa hidupnya beliau pernah memelihara atau beternak parkit untuk menambah penghasilan keluarga.

Waktu itu Soeharto masih tinggal di Solo dan menjadi seorang komandan. Disela kesibukannya itu beliau berhasil mengembangbiakan burung parkit dan hasil ternakannya ia jual. Untuk menunjang keberhasilan dalam mengembangbiakan burung-burung tersebut, lelaki itu tak segan-segan melakukan inovasi. Misalnya, soal pakan ternak ia memberikan alternatif lain, ngirit biaya pengeluaran.

“Karena jawawut (pakan utama parkit) mahal, makannya saya ganti beras merah. Hasilnya cukup bagus, ” ungkapnya sambil tersenyum, mengenang masa lalu. Lalu berapa sih keuntungannya dari hasil mengembangbiakan burung parkit tersebut? Untuk soal itu, Soeharto tidak ikut campur. Masalah itu, ditangani sang istri, Ibu Tien (demikian kutipan dari http://bechipersda. blogspot. com)

Nah omong-omong soal bisnis burung parkit maka tak lepas semua itu dari demand pasar. Di beberapa pasar burung dekat tempat tinggal saya yaitu di daerah Pasar Turi, Pasar Kupang ataupun Pasar Bratang sangat minim sekali pasokan burung parkit yang berkualitas. satu kandang hanya beberapa ekor burung parkit, itupun kurang banyak pilihan baik dari sisi warna dan kesehatan burung yang kurang prima.

Jadi sewaktu saya membeli di pedagang tersebut butuh waktu agak lama untuk mengamati kira-kira bakalan burung mana yang bagus untuk saya jinakkan. Karena dari beberapa diantaranya ada yang sakit-sakitan dan warna bulunya yang kusam seperti kurang terawat. Ketika saya tanya pada pedagangnya kenapa pilihan barang mereka terbatas, mereka menjawab karena kurang pasokan.

Jadi kalau merunut dari kesediaan pasokan sepertinya prospek bisnis burung parkit masih terbuka. So peluang bisnis pengembangbiakan burung parkit cukup cerah. Mau berbisnis burung parkit?

Bakteri Menguntungkan & Bakteri Merugikan

Bakteri Menguntungkan

  1. Escherichia coli : membusukkan makanan di usus besar & menghasilkan vitamin K
  2. Rhizobium & Azotobacter: menyuburkan tanah
  3. Lactobacillus casei: untuk pembuatan keju
  4. Acetobacter: untuk mengubah alkohol menjadi asam cuka
  5. Acetobacter xylinum digunakan dlm proses pembuatan nata de coco yg terbuat dari air kelapa.
  6. Lactobacillus bulgaricus :digunakan dlm proses pembuatan susu asam(yoghurt).
  7. Psedomonas denitrificans dapat menghasilkan vitamin B12.
  8. Pediococcus cerevisiae, berperan dlm mengolah daging menjadi sosis
  9. Streptococcus lactis dan S. cremonis, berperan dlm mengolah susu menjadi keju dan mentega
  10. Lactobacillus citrovorum :untuk memberi aroma pd mentega dan keju
  11. Streptomyces griceus dpt menghasilkan antibiotik streptomisin.
  12. Streptomyces aureofasien dpt menghasilkan antibiotik aureomisin.
  13. Bacillus brevis dpt menghasilkan antibiotik triotrisin.
  14. Bacillus subtilis dpt menghasilkan antibiotik basitrasin.
  15. Bacillus polymyxa dpt menghasilkan antibiotik polymixin.



Bakteri Merugikan

Bakteri perusak makanan

Beberapa spesies pengurai tumbuh di dalam makanan. Mereka mengubah makanan dan mengeluarkan hasil metabolisme yang berupa toksin (racun). Racun tersebut berbahaya bagi kesehatan manusia. Contohnya:

  1. Clostridium botulinum, menghasilkan racun botulinin, seringkali terdapat pada makanan kalengan

  2. Pseudomonas cocovenenans, menghasilkan asam bongkrek, terdapat pada tempe bongkrek

  3. Leuconostoc mesenteroides, penyebab pelendiran makanan


Bakteri denitrifikasi

Jika oksigen dalam tanah kurang maka akan berlangsung denitrifikasi, yaitu nitrat direduksi sehingga terbentuk nitrit dan akhirnya menjadi amoniak yang tidak dapat dimanfaatkan oleh tumbuhan. Contoh bakteri yang menyebabkan denitrifikasi adalah

  1. Micrococcus denitrificans
  2. Pseudomonas denitrificans.

Bakteri patogen

Merupakan kelompok bakteri parasit yang menimbulkan penyakit pada manusia, hewan dan tumbuhan.

Bakteri penyebab penyakit pada manusia:

  1. Salmonella typhosa , penyakit yang ditimbulkan adalah Tifus
  2. Mycobacterium leprae , penyakit yang ditimbulkan adalah Lepra
  3. Haemophilus influenza , penyakit yang ditimbulkan adalah Influensa
  4. Clostridium tetani , penyakit yang ditimbulkan adalah Tetanus

Bakteri penyebab penyakit pada hewan:

  1. Bacillus anthracis , penyakit yang ditimbulkan adalah Antraks
  2. Streptococcus agalactia , penyakit yang ditimbulkan adalah Mastitis pada sapi (radang payudara)
  3. Actinomyces bovis , penyakit yang ditimbulkan adalah Bengkak rahang pada sapi

Bakteri penyebab penyakit pada tumbuhan:

  1. Pseudomonas solanacaerum , penyakit yang ditimbulkan adalah Penyakit layu pada famili terung-terungan
  2. Erwinia amylovora, , penyakit yang ditimbulkan adalah Penyakit bonyok pada buah-buahan.
  3. Xanthomonas oryzae , penyakit yang ditimbulkan adalah Menyerang pucuk batang padi

Bakteri Menguntungkan & Bakteri Merugikan

Bakteri Menguntungkan

  1. Escherichia coli : membusukkan makanan di usus besar & menghasilkan vitamin K
  2. Rhizobium & Azotobacter: menyuburkan tanah
  3. Lactobacillus casei: untuk pembuatan keju
  4. Acetobacter: untuk mengubah alkohol menjadi asam cuka
  5. Acetobacter xylinum digunakan dlm proses pembuatan nata de coco yg terbuat dari air kelapa.
  6. Lactobacillus bulgaricus :digunakan dlm proses pembuatan susu asam(yoghurt).
  7. Psedomonas denitrificans dapat menghasilkan vitamin B12.
  8. Pediococcus cerevisiae, berperan dlm mengolah daging menjadi sosis
  9. Streptococcus lactis dan S. cremonis, berperan dlm mengolah susu menjadi keju dan mentega
  10. Lactobacillus citrovorum :untuk memberi aroma pd mentega dan keju
  11. Streptomyces griceus dpt menghasilkan antibiotik streptomisin.
  12. Streptomyces aureofasien dpt menghasilkan antibiotik aureomisin.
  13. Bacillus brevis dpt menghasilkan antibiotik triotrisin.
  14. Bacillus subtilis dpt menghasilkan antibiotik basitrasin.
  15. Bacillus polymyxa dpt menghasilkan antibiotik polymixin.



Bakteri Merugikan

Bakteri perusak makanan

Beberapa spesies pengurai tumbuh di dalam makanan. Mereka mengubah makanan dan mengeluarkan hasil metabolisme yang berupa toksin (racun). Racun tersebut berbahaya bagi kesehatan manusia. Contohnya:

  1. Clostridium botulinum, menghasilkan racun botulinin, seringkali terdapat pada makanan kalengan

  2. Pseudomonas cocovenenans, menghasilkan asam bongkrek, terdapat pada tempe bongkrek

  3. Leuconostoc mesenteroides, penyebab pelendiran makanan


Bakteri denitrifikasi

Jika oksigen dalam tanah kurang maka akan berlangsung denitrifikasi, yaitu nitrat direduksi sehingga terbentuk nitrit dan akhirnya menjadi amoniak yang tidak dapat dimanfaatkan oleh tumbuhan. Contoh bakteri yang menyebabkan denitrifikasi adalah

  1. Micrococcus denitrificans
  2. Pseudomonas denitrificans.

Bakteri patogen

Merupakan kelompok bakteri parasit yang menimbulkan penyakit pada manusia, hewan dan tumbuhan.

Bakteri penyebab penyakit pada manusia:

  1. Salmonella typhosa , penyakit yang ditimbulkan adalah Tifus
  2. Mycobacterium leprae , penyakit yang ditimbulkan adalah Lepra
  3. Haemophilus influenza , penyakit yang ditimbulkan adalah Influensa
  4. Clostridium tetani , penyakit yang ditimbulkan adalah Tetanus

Bakteri penyebab penyakit pada hewan:

  1. Bacillus anthracis , penyakit yang ditimbulkan adalah Antraks
  2. Streptococcus agalactia , penyakit yang ditimbulkan adalah Mastitis pada sapi (radang payudara)
  3. Actinomyces bovis , penyakit yang ditimbulkan adalah Bengkak rahang pada sapi

Bakteri penyebab penyakit pada tumbuhan:

  1. Pseudomonas solanacaerum , penyakit yang ditimbulkan adalah Penyakit layu pada famili terung-terungan
  2. Erwinia amylovora, , penyakit yang ditimbulkan adalah Penyakit bonyok pada buah-buahan.
  3. Xanthomonas oryzae , penyakit yang ditimbulkan adalah Menyerang pucuk batang padi

Alga ( Protista Mirip Tumbuhan )



Alga biasanya berupa fitoplankton yang hidup melayang di dalam air. Akan tetapi ada pula alga yang hidup di dasar perairan. Ilmu yang mempelajari alga disebut fikologi.

1. Klasifikasi Alga

Alga yang hidup melayang – layang di permukaan air disebut neuston, sedangkan yang hidup di dasar perairan disebut bersifat bintik. Alga yang bersifat bintik digolongkan menjadi :

a. Epilitik (hidup di atas batu)

b. Epipalik (melekat pada lumpur atau pasir)

c. Epipitik (melekat pada tanaman)

d. Epizoik (melekat pada hewan)

Berdasarkan habitatnya di perairan, alga dibedakan atas :

a. Alga subaerial, yaitu alga yang hidup di daerah permukaan

b. Alga intertidal, yaitu alga yang secara periodik muncul di permukaan karena naik turunnya air akibat pasang surut

c. Alga sublitoral, yaitu alga yang hidup di bawah permukaan air

d. Alga edafik, yaitu alga yang hidup di dalam tanah

Beberapa jenis alga dapat bersimbiosis dengan organisme lainnya. Misalnya, Chlorella sp. Hidup bersama Paramecium, Hydra, atau Mollusca; alga Platymonas sp. Hidup bersama cacing pipih Convoluta roscoffensis.

Alga da yang bersel tunggal (uniseluler), membentuk koloni berupa filamen (kumpulan sel berbentuk benang) atau koloni yang tidak membentuk filamen. Alga uniseluler ada yang dapat bergerak atas kekuatan sendiri (motil) dan ada yang tidak dapat bergerak (nonmotil). Alga uniseluler yang yang mikroskopis tidak dapat dilihat dengan mata telanjang. Sebaliknya, dada alga yang membentuk koloni berupa filamen yang berukuran cukup besar sehingga dapat dilihat dengan mata telanjang. Sel yang terletak paling bawah pada filamen membentuk alat khusus untuk menempel pada batu, batang pohon, pasir, atau lumpur. Alat tersebut dinamakan pelekap. Koloni alga yang tidak membentuk filamen umumnya berbentuk bola atau pipih tanpa pelengkap.

2. Reproduksi Alga

Alga bereproduksi melalui dua cara yaitu seksual dan aseksual. Reproduksi secara aseksual terjadi melalui pembelahan sel, fragmentasi, dan pembentukan zoospora. Reproduksi secara seksual terjadi melalui isogami dan oogami.

a. Reproduksi Aseksual

Reproduksi aseksual terjadi melalui pembelahan sel menghasilkan dua sel anak yang masing – masing akan menjadi individu baru. Reproduksi dengan cara pembelahan sel umumnya terjadi pada alga bersel tunggal. Alga berbentuk koloni tanpa filamen atau yang berbentuk filamen umumnya bereproduksi melalui fragmentasi. Fragmentasi adalah terpecah – pecahnya koloni menjadi beberapa bagian.

Selain melalui pembelahan sel dan fragmentasi, alga juga dapat bereproduksi melalui pembentukan zoospora. Zoospora merupakan sel tunggal yang diselubungi oleh selaput dan dan dapat bergerak atau berenang bebas dengan menggunakan satu atau lebih flaagela. Setiap zoospora merupakan calon individu baru.

b. Reproduksi Seksual

Reproduksi seksual melibatkan peleburan dua gamet untuk membentuk zigot dan tumbuh menjadi individu baru. Terdapat dua tipe reproduksi seksual, yaitu isogami dan oogami.

Pada tipe isogami, gamet jantan dan gamet betina berukuran sama besar dan umumnya dapat bergerak. Jika zigot hasil peleburan gamet betina dengan jantan mengalami dormansi, maka disebut zigospora.

Pada tipe oogami, ukuran gamet jantan berbeda dengan ukuran gamet betina. Gamet betina atau telur berukuran besar dan tidak bergerak, sedangkan gamet jantan berukuran kecil dan dapat bergerak. Jika zigot yang terbentuk tidak berkecambah tetapi mengalami dormansi,maka disebut oospora.

3. Kelompok – Kelompok Alga

Alga memiliki pigmen hijau daun yang disebut klorofil sehingga dapat melakukan fotosintesis. Selain itu, alga juga memiliki pigmen lain yang dominan. Berdasarkan dominansi pigmennya, alga dapat dibedakan menjadi alga cokelat, alga merah, alga keemasan, diatom, dan alga hijau.

a. Alga Cokelat (Phaeophyta)

Warna alga cokelat ditimbulkan oleh adanya pigmen cokelat (fukosantin) yang secara dominan menyelebungi warna hijau dari klorofil pada jaringan. Selain fukosantin, alga cokelat juga mengandung pigmen lain seperti klorofil a, klorofil c, violasantin, b-karoten, dan diadinosantin.

Alga cokelat merupakan alga yang memiliki talus terbesar dibandingkan jenis alga lainnya. Pada kondisi yang sesuai, Macrorystis sp. Atau alga cokelat raksasa dapat mencapai panjang 100 meter dan kecepatan tumbuh mencapai 15 cm per hari. Alga cokelat yang sering ditemukan di tepi pantai sedang mengalami fase diploid dari siklus hidupnya.

1) Ciri – ciri alga cokelat

- Ukuran talus mulai dari mikroskopis sampai makroskopis. Berbentuk tegak, bercabang, atau filamen tidak bercabang.

- Memiliki kloroplas tunggal. Ada kloroplas yang berbentuk lempengan diskoid (cakram) dan ada pula yang berbentuk benang.

- Memiliki pirenoid yang terdapat di dalam kloroplas. Pirenoid merupakan tempat menyimpan cadangan makanan. Cadangan makanan yang terdapat pada alga ini berupa laminarin.

- Bagian dalam dinding sel tersusun dari lapisan selulosa, sedangkan bagian luar tersusun dari gumi. Pada dinding sel dan ruang antarsel terdapat asam alginat (algin)

- Mempunyai jaringan transportasi air dan zat makanan yang analog dengan jaringan transportasi pada tumbuhan darat

2) Habitat

Alga cokelat umumnya hidup di air laut, terutama laut yang bersuhu agak dingin dan sedang. Hanya ada beberapa jenis alga cokelat yang hidup di air tawar.

Di daerah subtropis, alga cokelat hidup di daerah intertidal, yaitu daerah litoral sampai sublitoral. Di daerah tropis, alga cokelat biasanya hidup di kedalaman 220 meter pada air yang jernih.

3) Cara hidup

Alga cokelat bersifat autotrof. Fotosintesis terjadi di helaian yang menyerupai daun. Gula yang dihasilkan ditransportasikan ke tangkai yang menyerupai batang.

4) Peranan alga cokelat dalam kehidupan

Alga cokelat bermanfaat bagi industri makanan dan farmasi. Algin (asam alginat) yang merupakan bagian koloid dari alga cokelat digunakan dalam pembuatan es krim, pil, tablet, sales, obat pembersih gigi, losion, dan krem sehabis bercukur. Selain itu, alga cokelat digunakan untuk makanan ternak dan sebagai pupuk karena kandungan nitrogen dan kaliumnya cukup tinggi sedangkan fosfornya rendah.

5) Reproduksi

Reproduksi pada alga cokelat terjadi secara aseksual dan seksual. Reproduksi aseksual dengan pembentukan zoospora berflagela dan fragmentasi, sedangkan reproduksi seksual terjadi secara oogami atau isogami. Reproduksi seksual alga cokelat hampir serupa dengan pembiakan generatif tumbuhan tingkat tinggi. Contohnya adalah reproduksi pada Fucus vesiculosus,. Selain berkembang biak secara aseksual dengan fragmentasi, Fucus vesiculosus juga berkembang biak dengan cara seksual dengan oogami.

Proses oogami adalah sebagai berikut. Ujung lembaran talus yang fertil membentuk reseptakel, yaitu badan yang mengandung alat pembiak. Di dalam reseptakel terdapat konseptakel yang mengandung anteridium yang menghasilkan sel kelamin jantan (spermatozoid) dan oogonium yang menghasilkan sel telur dan benang – benang mandul (parafisis)

Anteridium berupa sel – sel berbentuk jorong yang terletak rapat satu sama lain pada filamen pendek bercabang – cabang yang muncul dari dasar dan tepi konseptakel. Tiap anteridium menghasilkan 64 spermatozoid.

Oogonium berupa badan yang duduk di atas tangkai. Oogonium jumlahnya sangat banyak dan tiap ooganium mengandung 8 sel telur. Akan tetapi, hanya 40 % dari sel telur yang dapat dibuahi dan hanya 1 atau 2 dari setiap 100.000 spermatozoid dapat membuahi sel telur. Zigot lalu membentuk dinding selulosa dan pektin, kemudian melekat pada suatu substrat dan tumbuh menjadi individu baru yang diploid.

Contoh alga cokelat, antara lain :

a) Fucus serratus

b) Macrocystis pyrifera

c) Sargassum vulgare

d) Turbanaria decurrens

Sargassum merupakan genus dengan anggota lebih dari 150 spesies. Alga ini banyak terdapat di perairan tropis dan subtropis, misalnya lautan Atlantik sebelah barat, yaitu laut Sargasso.

Sargassum muticum adalah salah satu contoh gulma laut yang berasal dari Jepang. Saat ini, alga tersebut sudah tersebar di pantai barat Amerika Utara dan Inggris.

Ciri – ciri Sargassum :

a) Bentuk talus seperti pohon

b) Batang utama pipih, mempunyai bagian seperti daun di sisi samping

c) Kantong udara berbentuk bulat

d) Reseptakel mempunyai modifikasi cabang yang berbentuk bulat

e) Konseptakel terdapat di ujung cabang – cabang

f) Hidup di daerah litoral dan sublitoral

g) Hidup melayang di air atau melekat pada substrat

Sargassum yang hidup melayang tidak dapat berreproduksi secara seksual tetapi dapat melakukan fragmentasi.

b. Alga Merah (Rhodophyta)

Alga merah berwarna merah sampai ungu, tetapi ada juga yang lembayung atau kemerah – merahan. Kromatofora berbentuk cakram atau lembaran dan mengandung klorofil a, klorofil b, serta karortenoid. Akan tetapi, warna lain tertutup oleh warna merah fikoeritrin sebagai pigmen utama yang mengadakan fluoresensi. Jenis Rhodophyta tertentu memiliki fikosianin yang memberi warna biru.

1. Ciri – ciri alga merah

a). Talus berupa helain atau berbentuk seperti pohon. Banyak alga merah yang tubuhnya dilapisi kalsium karbonat

b). Tidak memilik flagela

c). Dinding sel terdiri dari komponen yang berlapis-lapis. Dinding sel sebelah dalam tersusun tersusun dari mikrofibril, sedangkan sel sisi luar tersusun dari lendir. Komponen kimia mikrofibril terutama adalah xilan, sedangkan komponen kimia dinding mikrofibril luarnya adalah manan. Dinding sel alga merah mengandung polisakarida tebal dan lengket yang bernilai komersial.

d). Memiliki pigmen fotosintetik fikobilin dan memiliki pirenoid yang terletak di dalam kloroplas. Pirenoid berfungsi untuk menyimpan cadangan makanan atau hasil asimilasi. Hasil asimilasinya adalah sejenis karbohidrat yang disimpan dalam bentuk tepung fluorid, fluoridosid (senyawa gliserin dan galaktosa), dan tetes minyak. Tepung fluorid jika ditambah iodium menunjukkan warna kemerah – merahan.

2. Cara hidup

Alga merah umumnya bersifat autotrof. Akan tetapi ada pula yang heterotrof, yaitu yang tidak memiliki kromatofora dan biasanya bersifat parasit pada alga lain.

3. Habitat

Alga merah umumnya hidup di laut yang dalam, lebih dalam daripada tempat hidup alga cokelat. Sepertiga dari 2500 spesies yang telah diketahui, hidup diperairan tawar dan ada juga yang hidup di tanah. Biasanya organisme ini merupakan penuysun terumbu karang laut dalam.

Alga merah berperan penting dalam pembentukan endapan berkapur, baik di lautan maupun di perairan tawar.

4. Reproduksi

Alga merah dapat bereproduksi secara seksual dan aseksual. Reproduksi seksual terjadi melalui pembentukan dua anteridium pada ujung – ujung cabang talus. Anteridium menghasilkan gamet jantan yang disebut spermatium. Gametangium betina disebut Karpogonium yang terdapat pada ujung cabang lain.

Karpogonium terdiri dari satu sel panjang. Bagian karpogonium bawah membesar seperti botol, sedangkan bagian atasnya membentuk gada atau benang dan dinamakan trikogen. Inti sel telur terdapat di bagian bawah yang membesar seperti botol.

 

http://2.bp.blogspot.com/-Aa6vWigfcQU/T8Ge4L3eVVI/AAAAAAAAAQ8/ZUmyEohYjRs/s1600/ads-160x600.gif

Blogroll


http://1.bp.blogspot.com/-cptOjk72lhU/UXpUg5fZHbI/AAAAAAAAAX8/wy8cS7Jyj70/s1600/1600+x+600.gif

About