Labels:
Burung Kicau,
Informasi
Budidaya | Informasi Budidaya | Budidaya Perikanan | Peternakan | Kelautan | Budidaya Ikan | Budidaya Lobster | Budidaya Cupang | Budidaya Ikan Hias | Wirausaha | Sentra Budidaya | Bisnis Terapan | Pengembangan Perikanan | Pengembangan Peternakan | Budidaya Tanaman | Pengembangbiakan | Perikanan | Peternakan | Pertanian | Perkebunan | Pengembangan Pertanian | Pengembangan Perkebunan | Agrobisnis | Batik | Baju Batik | jamur | Cucak Rowo | Sidat | Lohan | Ikan Hias | Love Bird | Cendet | Murai
Gracula religiosa robusta, terbesar (beo Nias)
Gracula religiosa intermedia
Gracula religiosa indica, yang terkecil.
Beo adalah burung piaran yang sangat digemari orang karena kepandaiannya berbicara. Di alam, jenis burung ini hidup di hutan-hutan basah, terutama di bukit-bukit dataran rendah sampai daerah ketinggian 1000-2000 m di atas permukaan laut. Beo menyukai buah-buahan yang berdaging tebal dan tidak keras. Ia juga meminum nektar bunga. Untuk memenuhi kebutuhan protein burung beo makan serangga seperti belalang, jangkrik, capung dan telur semut. Beo bertelur dua sampai tiga butir setiap musim bertelur. Burung ini adalah burung yang tampak gagah & tampan, ukurannya agak lebih besar dari beo biasa & tubuhnya lebih kekar. Pilihan Beo Nias menjadi identitas Sumatera Utara memang tepat, karena burung ini hanya terdapat di Pulau Nias. Burung ini adalah penghuni hutan dan tinggal pada tajuk pohon yang tinggi. Beo ini mempunyai peran sebagai pemencar biji di hutan.
0 comments:
Post a Comment